Iqbal Tawakal

Sometimes i don't feel like going to do something, but i remember i was born like a rich and smart person not a poor or lazy person.
Driver better, Don't Look Back in Anger - Noel Gallagher

Minggu, 17 Juli 2016

Peraturan Pertandingan GAMAGUDABO CUP FUTSAL CHAMPIONSHIP 2015

 

GAMAGUDABO CUP FUSTAL CHAMPIONSHIP 2015

ACARA

Nama Kegiatan       : GAMAGUDABO CUP FUTSAL CHAMPIONSHIP 2013         
Tema                     : SMART PLAY AND FAIR PLAY
Lokasi Kegiatan               : Gelanggang Olah Raga Pajajaran
                              (GOR) Jl. Pemuda Bogor
Waktu kegiatan      : 31 Agustus – 12 September 2015
Penyelenggara        : Gabungan Mahasiswa Gunadarma Bogor

RAGAM KEGIATAN
Ragam Kegiatan yang akan dilaksanakan dalam kompetisi GAMAGUDABO CUP FUTSAL CHAMPIONSHIP 2015 antara lain:
  Kompetisi Futsal yang terbagi atas tiga kelas, yaitu:
1.    Kategori pelajar SMA
2.    Kategori Pelajar SMP
3.    Kategori Pelajar SD
  Games & Kuis
  Dance
  Hiburan

PERATURAN GAMAGUDABO CUP FUTSAL CHAMPIONSHIP 2013
A.  PESERTA
1.     Peserta kejuaraan adalah Sekolah Menengah Atas/Kejuruan dan di wilayah Bogor dan sekitarnya.
2.     Tiap sekolah hanya diperkenankan mengirimkan 1 tim (SD tidak termasuk)
3.     Satu tim terdiri atas 12 (dua belas) orang pemain ditambah dengan 3 (tiga) orang official.


4.     Pemain adalah siswa yang terdaftar resmi di Sekolah yang bersangkutan dan membawa Kartu Pelajar peserta yang bersangkutan dan telah ditandatangani/disahkan oleh Kepala Sekolah.
5.     Daftar pemain yang telah disahkan harus diserahkan sebelum turnamen dimulai (Saat Screening).
6.     Pelanggaran yang terbukti menyalahgunakan pemain yang tidak sah, sesuai ketentuan akan dikenakan sanksi yaitu tim tersebut akan dicabut keikutsertaannya dari kejuaraan dan akan dipertimbangkan keikutsertaannya dalam turnamen berikutnya.

B.  SISTEM KEJUARAAN
1.     Sistem Pertandingan
1.1. Pertandingan dilaksanakan dengan sistem setengah kompetisi untuk masing-masing kategori ( SMU dan SMP serta SD )dimana:
1.1.a. SMA Þ Terbagi atas 8 group, dan setiap group ditempati oleh 4 tim.
1.1.b. SMP Þ Terbagi atas 8 group, dan setiap group ditempati oleh 3 tim.
1.1.c. SD Þ Terbagi atas 4 group, dan setiap group ditempati oleh 3 tim.
1.2. Tim yang akan melaju ke babak berikutnya
1.2.a. SMA Þ Juara dan Runner-up Grup masing-masing akan melaju ke babak Perdelapan-Final.
1.2.b. SMP Þ Juara Grup masing-masing akan melaju ke babak Perempat-Final.
1.2.c. PUTRI Þ Juara dan Runner-up Group masing-masing akan melaju ke babak Semi/-Final
2.     Waktu pertandingan
2.1. Babak Penyisihan                : 2 x 15 menit [kotor].
2.2. Babak Perdelapan Final       : 2 x 15 menit [kotor].
2.3. Babak Perempat Final                    : 2 x 15 menit [kotor].
2.4. Babak Semi Final                 : 2 x 20 menit [semi bersih].
2.5. Babak Final                          : 2 x 20 menit [semi bersih].


3.     Penentuan pemenang (khusus babak knock-out)
3.1. Babak perempat final :

3.1.a. Tim dinyatakan menang apabila mempunyai angka yang lebih banyak.
3.1.b. Apabila kedudukan masih sama maka akan diadakan adu tendangan pinalti. Adu pinalti akan dilakukan oleh 5 orang penendang sampai terjadi selisih satu gol, apabila kedudukan masih sama maka akan dipilih penendang terakhir yang apabila si penendang mampu mencetak angka maka timnyalah yang akan memenangkan pertandingan namun apabila si penendang gagal maka tim lawanlah yang akan memenangkan pertandingan, ditentukan melalui undian koin.
3.2. Babak semi final dan final :
3.2.a. Tim dinyatakan menang apabila mempunyai angka lebih banyak.
3.2.b. Apabila kedudukan sama kuat (seri) maka akan dilanjutkan kedalam perpanjangan waktu 2 x 5 menit dengan menggunakan sistem silver goal sampai terjadi selisih satu gol.
3.2.c. Apabila kedudukan masih sama maka akan diadakan adu tendangan pinalti. Adu pinalti akan dilakukan oleh 5 orang penendang sampai terjadi selisih satu gol, apabila kedudukan masih sama maka akan dipilih penendang terakhir yang apabila si penendang mampu mencetak angka maka timnyalah yang akan memenangkan pertandingan namun apabila si penendang gagal maka tim lawanlah yang akan memenangkan pertandingan, ditentukan melalui undian koin.
4.     Poin Kemenangan
Pada sistem setengah kompetisi dalam pool/group, yang menang akan mendapat point 3, yang seri akan mendapat point 1 dan yang kalah akan mendapat pont 0.
5.     Urutan Pemenang Dalam Pool
5.1. Urutan pemenang ditentukan oleh jumlah winning point.
5.2. Bila jumlah winning point sama, maka tim yang memiliki selisih gol lebih baik , mendapat urutan yang lebih baik.
5.3. Bila masih memiliki point & selisih gol yang sama, tim yang mencetak gol lebih banyak mendapat urutan yang lebih baik.
5.4. Bila masih sama juga, maka pemenang diantara tim-tim yang bersangkutan akan dilihat dari (head to head).
5.5. Bila masih sama juga, urutan pemenang akan ditentukan dengan tim yang paling cepat membuat gol pada saat head to head.

C.  KETENTUAN PERTANDINGAN
1.     Satu (1) jam sebelum pertandingan dimulai, tim yang akan bertanding harus sudah berada di tempat pertandingan dengan kondisi siap.
2.     Daftar nama pemain harus sudah diserahkan ke meja registrasi pemain lima belas (20) menit sebelum pertandingan dimulai.
3.     Jika salah satu dari panitia (Sesi acara) sudah memberikan perintah untuk segera bersiap dan berbaris sebelum anthem dimulai, dimohon untuk segera bersiap demi menghindari terbuangnya waktu dengan sia-sia.
4.     Bila pada saat yang telah ditentukan untuk memulai pertandingan, salah satu tim belum siap maka, tim tersebut akan diberikan peringatan dan akan diberi waktu maksimal sepuluh (10) menit.
5.     Bila dalam waktu sepuluh (10) menit juga belum siap, maka tim tersebut dinyatakan WO dan skor dinyatakan 5-0 untuk tim lawan.
6.     Bila pada saat yang telah ditentukan untuk memulai pertandingan, kedua tim belum hadir di tempat pertandingan, maka kedua tim tersebut diberikan panggilan tiga (3) kali selama sepuluh (10) menit. Dan apabila kedua tim tersebut tidak hadir pada jangka waktu tersebut, maka kedua tim dinggap telah melaksanakan pertandingan dan masing-masing diberikan nilai nol (0) (khusus untuk babak penyisihan).
7.     Suatu pertandingan hanya bisa dimainkan (dimulai/diteruskan) apabila salah satu tim menurunkan sedikitnya tiga (3) orang pemain termasuk kiper, kecuali ada pemain yang terkena kartu merah. Bila salah satu tim tidak dapat memenuhi persyaratan ini pertandingan akan dihentikan dan tim lawan dinyatakan sebagai pemenang dengan skor 5-0.
8.     Setiap tim yang akan bertanding diwajibkan menyediakan satu (1) set kostum (baju, celana dan kaos kaki). Apabila kedua tim yang akan bertanding menurut wasit memakai kostum yang sama atau hampir sama, maka panitia akan mengundi tim mana yang harus mengganti kostumnya atau memakai rompi yang telah disediakan oleh panitia.
9.     Perlengkapan tambahan. Setiap peserta wajib menggunakan SKINGUARD (Pelindung Tulang kering). Bahan alat pelindung ini diharapkan terbuat dari karet atau sejenisnya.Bahan lain yang cocok juga diizikan, asalkan memberikan derajat pelindung yang sesuai. Apabila peserta tidak mematuhinya maka tidak diperkenankan bertanding sampai ia mengunakan SKINGUARD tersebut dan diberikan Kartu Kuning.
10.   Dalam suatu tim tidak diperkenankan beberapa pemain yang memiliki nomor punggung yang sama dan setiap pemain diwajibkan untuk mempergunakan nomor punggung yang sama pada setiap pertandingan yang diikutinya.
11.   Kiper harus menggunakan kostum yang berbeda dengan pemain yang lainnya serta diwajibkan mempergunakan sarung tangan atau peilindung tangan.
12.   Pergantian pemain selama pertandingan dibebaskan namun harus dilakukan di daerah pergantian pemain. Pemain pengganti diizinkan memasuki lapangan pertandingan hanya setelah pemain yang digantikan sudah keluar dari lapangan pertandingan, bila terjadi kesalahan maka pemain yang masuk akan diganjar kartu kuning. Pemain yang sudah diganti dapat bermain kembali dan pemain yang terkena kartu merah tidak dapat diganti sampai berakhirnya masa hukuman.
13.   Pemain cadangan beserta official tim harus duduk dibangku cadangan pada lapangan. Selain pemain yang dikeluarkan wasit tidak berhak diganti sampai berakhir masa hukumannya.
14.   Official Team (manager/pelatih/official lainnya) diwajibkan menggunakan baju berkerah (kaos/kemeja), celana panjang dan sepatu tertutup (bukan sepatu sandal). Apabila official tersebut tidak memenuhi salah satu syarat, maka akan diberikan teguran dan peringatan serta diperbolehkan masuk ke dalam area pertaningan.
15.   Akumulasi kartu diberlakukan selama turnamen ini. Untuk pemain yang mendapat kartu kuning sebanyak 2 kali maka tidak dapat mengikuti pertandingan berikutnya selama 1 pertandingan dan apabila pemain mendapat kartu merah maka tidak dapat mengikuti pertandingan berikutnya selama 1 pertandingan.
16.   Pemain yang terkena kartu kuning didenda uang sebesar Rp. 15.000,- dan pemain yang terkena kartu merah didenda Rp. 20.000,-.
17.   Pemain cadangan beserta official tim harus duduk di bangku cadangan yang berada di tepi lapangan. Selain pemain cadangan dan official tidak diperkenankan berada di bangku cadangan.
18.   Bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan (Perkelahian antar pemain) panitia berhak untuk mendiskualifikasi tim yang membuat pelanggaran/onar tersebut (salah satu atau kedua tim) dan denda sebesar Rp. 5.000.000,-.
19.   Apabila seorang pemain, pada saat bertanding tidak membawa ID card peserta, maka pemain tersebut diwajibkan untuk membeli tiket.
20.   Segera setelah selesai pertandingan kedua wasit dan kapten tim menandatangani berita acara pertandingan dan membayar denda kartu (jika ada).

D.  PERWASITAN
1.     Wasit yang memimpin pertandingan adalah wasit resmi PSSI Kota Bogor.
2.     Wasit tidak menerima protes dalam bentuk apa pun.
3.     Keputusan yang diberikan wasit bersifat FINAL.

E.  PERJANJIAN DAN PENGESAHAN PERATURAN KEJUARAAN
Adapun Peraturan Kejuaraan ini yang telah dibacakan dan disepakati oleh keseluruhan team, dan akan disahkan oleh Perjanjian dari Kedua Belah Pihak (baik Panitia maupun Peserta).
F.  HAL-HAL LAIN

Segala sesuatu yang belum/tidak tercantum dalam buku ini, akan diatur dan ditetapkan oleh panitia dengan sebaik-baiknya, serta akan dijelaskan lebih lanjut dalam Technical Meeting.

Contoh Manajemen Modal Kerja dengan 3 Konsep

CONTOH SOAL MENGHITUNG MODAL KERJA DENGAN MENGGUNAKAN TIGA KONSEP
SOAL :

Current assets (aktiva lancar)
Rp
Kas
20.000.000
Efek
80.000.000
Piutang Dagang
50.000.000
Persediaan Barang
150.000.000
TOTAL
300.000.000
FIX ASSETS (AKTIVA TETAP)
Rp
Tanah
20.000.000
Gedung
500.000.000
Mesin-Mesin
170.000.000
Kendaraan
130.000.000
TOTAL
1.000.000.000
Ket :
1.      Penyusutan setiap tahun sebesar 20% untuk gedung, mesin dan kendaraan;
2.      Penjualan secara kredit dengan profit margin sebesar 40%
3.      Jika diketahui hutang lancar (current liabilities) adalah 270juta

PERTANYAAN : HITUNG MODAL KERJA?
Jawab :

a.       MENGGUNAKAN KONSEP KUANTITATIF
MODAL KERJA (WORKING CAPITAL)
Rp
Kas
20.000.000
Efek
80.000.000
Piutang Dagang (tanpa dipengaruhi prfit margin 40%)
50.000.000
Persediaan Barang
150.000.000
TOTAL MODAL KERJA
300.000.000

b.      MENGGUNAKAN KONSEP KUALITATIF
Current assets (aktiva lancar)
Rp
Kas
20.000.000
Efek
80.000.000
Piutang Dagang (tanpa dipengaruhi prfit margin 40%)
50.000.000
Persediaan Barang
150.000.000
TOTAL Current assets (aktiva lancar)
300.000.000
Hutang Lancar (Current Liabilities)
(270.000.000)
TOTAL MODAL KERJA
30.000.000

c.       MENGGUNAKAN KONSEP FUNGSIONAL
MODAL KERJA (WORKING CAPITAL)
Rp
Kas
20.000.000
Piutang Dagang (100-40 = 60%)
30.000.000
Persediaan Barang
150.000.000
Penyusutan Gedung
100.000.000
Penyusutan Mesin
34.000.000
Penyusutan Kendaraan
26.000.000
TOTAL MODAL KERJA
360.000.000
MODAL KERJA POTENSIAL (POTENTIAL WORKING CAPITAL
Rp
Efek
80.000.000
Profit Margin (40% dari piutang dagang)
20.000.000
TOTAL MODAL KERJA POTENSIAL
100.000.000
BUKAN MODAL KERJA (NON WORKING CAPITAL)
Rp
Tanah
20.000.000
Gedung (Nilai sisa setelah dikurangi penyusutan)
400.000.000
Mesin (Nilai sisa setelah dikurangi penyusutan)
136.000.000
Kendaraan (Nilai sisa setelah dikurangi penyusutan)
104.000.000
TOTAL BUKAN MODAL KERJA
660.000.000